benarkah tersenyum membuat panjang umur???

Headline

Hidup bahagia dan panjang umur adalah mimpi setiap orang. Sebuah studi baru menyebutkan, semakin banyak tersenyum maka akan semakin lama seseorang itu hidup.

Rahasia untuk hidup bahagia dan berumur panjang, ternyata tidaklah sesulit yang Anda bayangkan. Anda hanya perlu tersenyum. Karena, semakin lebar senyum Anda dan semakin dalam lipatan di sekitar mata ketika tersenyum, maka akan semakin lama hidup seseorang

Ulasan berikut, berdasarkan pada penelitian yang dilakukan para psikolog di Michigan dalam menganalisis 230 foto para pemain liga utama bisbol AS, yang mulai bermain sebelum 1950.

Foto-foto ini kemudian dikelompokkan berdasarkan senyum mereka, dan dengan memperhatikan data statistik seperti tahun kelahiran, indeks massa tubuh, status perkawinan dan karier yang panjang, yang mencerminkan kebugaran fisik.

Para pemain yang dinilai “tanpa senyum” jika pandangan mereka hanya tertuju pada kamera saat difoto. Yang dikategorikan “setengah tersenyum” jika hanya otot-otot sekitar mulut yang terlibat dalam senyum mereka. Sementara yang disebut “senyum penuh” bila mulut, mata dan kedua pipi ikut terangkat naik saat mereka tersenyum.

Hasil penelitian menunjukan, para pemain yang masuk kedalam kategori tidak tersenyum, rata-rata hanya dapat bertahan hidup selama 72,9 tahun. Mereka yang memiliki senyum parsial atau setengah tersenyum meninggal pada usia rata-rata 75 tahun, sementara pemain dengan senyum lebar, dapat hidup hingga usia tua yaitu rata-rata berusia 79,9 tahun.

“Sejauh senyum itu mencerminkan intensitas sikap emosional yang mendasarinya, hasil studi ini adalah kongruen dengan yang studi lain yang menunjukkan bahwa emosi memiliki hubungan positif dengan kesehatan mental, kesehatan fisik dan umur panjang,” ungkap para peneliti.

Peneliti mengatakan tidak jelas, apakah para pemain bisbol tersenyum secara spontan atau menyeringai karena di bawah perintah dari seorang fotografer.

Tapi yang pasti dalam kasus apapun, sangat sedikit individu yang tersenyum lebar ketimbang dengan individu yang hanya tersenyum sedikit atau bahkan tidak tersenyum sama sekali.

Ini menunjukkan kepada para peneliti bahwa meskipun jika senyuman tidak didasarkan atas permintaan, intensitas senyum mencerminkan pembawaan sifat atau karakter seseorang.

Sehingga bisa disimpulkan, jika Anda ingin panjang umur dan hidup bahagia menyeringailah selebar-lebarnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s